Rabu, 19 April 2017

Perbandingan Software Akuntansi Indonesia yang Gratis



         Pada kesempatan ini saya ingin  berbagi informasi mengenai hasil survei kami tentang software akuntansi Indonesia yang gratis. Setiap software mempunyai batasan gratis  masing -masing. Dalam artikel ini data yang dikumpulkan adalah: nama software, nama versi gratis software tersebut, batasan waktu gratisnya, batasan transaksi, batasan user. 

            Ada beberapa kondisi yang perlu kami sampaikan berkenaan dengan survei ini, yaitu:                                                                                                        

  1. Semua informasi kami dapatkan dari website resmi, sales representative, google, telepon call center, dan wawancara langsung ke setiap software. 
  2. Kami hanya membandingkan software asli Indonesia yang bermerek                                                 
  3. Urutan berdasarkan abjad                                                                                                              
  4. Data yang kami tampilkan adalah akurat per tanggal artikel ini dibuat.

            Berikut hasil  data – data survei dari Kami:                                                                                                                                                                                     
Nama Software
Versi  Gratis
Batasan (hari,bulan)
Batasan Transaksi
Batasan User
Lain-lain
Program standart integrasi khusus
1 bulan
Unlimited
Unlimited

Standart, Deluxe Editions, Enterprise
30 hari
1000
Unlimited


Download Software Akuntansi Gratis (UKM),
-
Tidak lebih dari 4,8 M / tahun
1

Download Software Akuntansi (Non UKM)
30 hari
Unlimited

Unlimited


Tidak ada versi gratis
-
-
-

Trading, Project, Platinum, Enterprise
90 hari
1000
Unlimited



Free Edition
Unlimited
Unlimited

Unlimited

Ada tampilan iklan
Starter, Pro, Enterprise
14 hari
Unlimited


Starter     : 1 Pro          : 3
Enterprise : 5

Tidak ada versi gratis
-
-
-
-
Trial
14
Unlimited
Unlimited

UMKM
1 bulan
Transaksi omset 100 juta

3

Trial
30 hari
100 transaksi
100

            

            Semoga informasi hasil survei ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi yang sedang mencari software.


Ditulis oleh Siti Nurkholidah (*) IMAMATEK

Selasa, 18 April 2017

Perbandingan Metode Posting Software Akuntansi Indonesia



             Dalam dunia akuntansi pasti sudah tidak asing dengan kata posting, posting dalam bahasa Indonesia adalah menempatkan atau mengeposkan. Sedangkan arti posting dalam akuntansi adalah pencatatan, yaitu suatu proses pengelompokan nama – nama akun ke dalam bagian yang sesuai. Dalam sistem akuntansi / software proses posting bisa menggunakan dua metode yaitu metode pertama posting dilakukan secara otomatis saat user membuat transaksi buku besar disebut auto posting, sedangkan metode kedua setelah user membuat transaksi buku besar maka perlu ada proses tambahan supaya data tersebut bisa membentuk journal buku besar disebut manual posting.

            Artikel kali ini saya akan membandingkan fitur software akuntansi di Indonesia. Software yang sudah berhasil kami tes, diantaranya yaitu : Accurate, FINA, Jurnal.Id, dan Omega. Prosedur survei  tersebut mencakup : proses pembuatan Chart Of Account (Daftar Perkiraan), membuat jurnal umum, melakukan pemeriksaan journal laporan neraca (untuk mengetahui apakah journal menggunakan metode auto posting atau manual posting), Melakukan pengeditan jurnal umum tersebut, melakukan pengecekan kembali terhadap laporan neracanya, menghapus transaksi journal umum sebelumnya, melakukan pemeriksaan kembali atas laporan neraca untuk mengetahui apakah data tersebut sudah ter-update atau belum. Selain itu kami juga ingin melakukan tes kepada beberapa software lainnya namun disayangkan kami belum berhasil untuk mendownload Software –nya antara lain : Bee accounting, Zahir, Siska, Abipro dan Easy Accounting.

            Adapun hasil survei software akuntasi Indonesia terkait dengan metode Posting-nya adalah sebagai berikut :
 
Nama Software
Insert, Edit dan Delete
Keterangan
Accurate
Laporan GL dan neraca langsung ter-update tanpa proses posting
Auto posting
FINA
Laporan GL dan neraca langsung ter-update tanpa proses posting
Auto posting
Jurnal.id
Laporan GL dan neraca langsung ter-update tanpa proses posting
Auto save data
Omega
Laporan GL dan neraca ter-update dengan proses posting
Ada rekakulasi setiap kali buka laporan keuangan, waktunya 40 detik. Ada menu pilihan jika pilih “No” data tidak ter-update dan jika pilih “Yes” data ter-update

            Demikian survei yang kami lakukan terkait  dengan posting software  akuntansi Indonesia. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

Ditulis oleh Siti Nurkholidah (*) IMAMATEK

Minggu, 02 April 2017

Wawancara Dengan Bapak Erik Sebastian Kepala Cabang Bee Accounting



           Software terbaik No. 2 di Indonesia begitulah taqline pengakuan dari Bapak Erik Sebastian selaku kepala cabang Bee Accounting di Jakarta dan sekitarnya. Filosofi Bee Accounting adalah bee berasal dari bahasa inggris yang artinya lebah. Lebah yang biasa menghinggapi bunga satu ke bunga yang lain memberikan manfaat bagi pertumbuhan bunga. Dan menghasilkan madu yang banyak manfaatnya  bagi  manusia dari  usia muda hingga tua. Sehingga tercipta ide dengan nama product  Bee Accounting.  Bee Accounting suatu produk software akuntansi yang dapat bermanfaat bagi pelaku bisnis di Indonesia. 
             Beliau menambahkan bahwa  Bee accounting  Lahir dari CEO  yang namanya Bapak David Juliato  Santoso orang lulusan ITS ( Ilmu Teknologi Surabaya) dan beliau orang programer yang awalnya beliau mengerjakan project – project  customize dari beberapa kebutuhan perusahaan. Namun dalam perjalannnya Beliau melihat  bahwa ada banyak UKM di Indonesia masih manual. Padahal sebenarnya bahwa ekonomi Indonesia kuat karena UKM. Beliau merasa ingin ikut  menjadi bagian yang memperkuat UKM dalam sisi pencataatan keuangan atau bisnisnya.  Sehingga dengan dasar itu Beliau tergerak membuat sebuah product yang secara prinsip bisnis masuk namun dengan harga yang sangat ekonomis bagi para UKM.  Dan  dari itulah lahirlah sebuah product yang namanya Bee Accounting, develop tahun 2006 dan launching tahun 2010. 
         “Kami punya product yang namanya Bee UKM  gratis khusus untuk para UKM dengan catatan penghasilan UKM sesuai standart UKM yaitu penghasilan  tidak lebih dari 4,8 M /tahun.  Jika penghasilan lebih dari itu maka software otomatis akan nge-lock.  Bapak David Julianto Santoso   ingin hadir sebagai provider  yang membantu para UKM.  Bee accounting  selain ada yang gratis ada juga yang berlisensi yaitu  berbayar.  Bee Accounting  ada program – program yang lainya. Contoh: Bee Acconting untuk accounting, Bee Resto untuk restoran, Bee Salon untuk salon, Bee bengkel untuk bengkel,  Bee kontraktor untuk  kontraktor”. Disampaikan  oleh Bapak Erik Sebastian
         Beliau mengkonfirmasi  bahwa  sekarang  Bee Accounting punya  Bee Cloud untuk menjawab tantangan model  kekinian yang menjadi kebutuhan. Dimana sekarang para pembisnis ingin benar – benar menjalankan bisnisnya tapi dia tidak harus terikat di dalam kantor karena ada urusan anministratif  atau urusan yang lain.  Pada prinsipnya  Kami ingin membantu pembisnis Indonesia bisnisnya jalan bosnya jalan – jalan. Dan dapat   memantau bisnisnya dengan mudah tidak berkutat di kantor dan bisa approval dari HP.   Bee Cloud  Kami develop 2015 launching 2016.
           Bapak Erik Sebastian menyatakan  bahwa keunggulan Bee Accounting :  bisa jalan dalam 3 sistem yaitu  Windows, Linux dan Mac.  Product dapat inline dari front office hingga back office,  punya program yang bervarian dari beberapa segmen bisnis. Tersedia plug - in (suatu fitur yang tidak diletakkan sebagai default  tapi jika orang butuh,  dia bisa meminta  kita  libatkan sebagai add on yang sudah disediakan). Kelemahannya adalah  tidak banyak fitur reportnya. Juga tidak bisa di-Customize karena  beliau ingin menjaga softwarenya agar stabil. “Software yang suka di-customize pada intinya  akan menghasilkan banyak bug, dan kami tidak  mau banyaknya bug tersebut  menjadi PR bagi programmer”. Ungkap oleh Bapak Erik Sebastian.
        Bapak Erik juga menyatakan  “Masa – masa ini adalah masa yang  harusnya software mulai dapat diterima oleh masyarakat”. Dimana  masa bisnis pertama di jalankan oleh orang tuanya masih manual. Dan masa  generasi kedua sudah diteruskan oleh anaknya yang  sudah mulai ada kesadaran  tentang software akuntansi.  Dan  Masa Gemuk  karena banyak pembisnis mulai dari usia muda sekarang yang bisnis baik online maupun offline.  Ke depannya akan ada kebutuhan untuk laporan online di website Dan sekarang  berkembangnya  kebutuhan software  tidak lagi  software harus dekstop saja.
         Informasi dari  Beliau “Kami mempunyai tantangan bahwa bagaimana mereka ingin mendapat software terjangkau dengan fitur yang lengkap dan mumpuni.  Karena mereka berharap mendapatkan semua yang mereka inginkan padahal software – software  yang mereka inginkan ada yang tidak bisa di customize”.   Cara Untuk menangani  tantangan tersebut  yaitu  dengan cara  mengedukasi  mereka untuk menggunakan software yang siap pakai. Dengan menginformasikan kekuatan dan kelemahannya.Dan mengenai harga mereka harus tahu skala bisnisnya. Juga kebutuhan yang sesuai  dengan skalanya.            
        Bapak Erik mengatakan “Ketika Saya dapat memberikan solusi kepada businees owner  yang mengalami keputusasaan itu sangat menyenangkan”. Contoh keputusasaan itu adalah ketika businees owner  merasa stoknya banyak hilang, piutang  tidak terkontrol,  dan business di cabangnya  tidak berjalan. Ketika itulah Bee Accounting bisa menjadi solusinya.  Itu hal yang menyenangkan.  Karena dapat bermanfaat bagi orang lain.  Beliau menambahkan bahwa “Software itu  membantu pembisnis untuk hidup tenang.  Pembisnis dapat  mengontrol bisnisnya.  Dapat memberikan  laporan keuangan  dengan akurat tanpa di tutup - tutupi.  Dan jika ada yang di tutup – tutupi  pada waktunya nanti akan menjadi bom waktu bagi mereka sendiri”.
        Pesan – pesan dari Bapak Erik adalah Gunakan Software keuangan  bukan sebagai alat pemadam kebakaran.  Yang artinya ketika sudah ada masalah untuk stok  dan masalah yang lainnya baru sadar untuk cari software. Gunakan Software sebagai tools  untuk laporan keuangan yang tepat, cepat , akurat dan jujur.  Software harusnya dianggap sebagai  investasi  dilakukan di awal dan membeli software bukan biaya, tapi membeli software adalah aset. Anda harus memastikan bahwa software itu menggunakan prinsip – prinsip standart akuntansi  Indonesia.  Sebaiknya  software dibuat oleh  sebuah perusahaan supaya benar – benar  after salesnya itu terjamin. Masyarakat harus sudah sadar bahwa  sekarang persaingan bisnis bukan hanya dalam negeri  saja, namun persaingan luar negeri juga. Yang artinya kalau kita tidak bersaing akan kalah. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan software supaya  cepat mengambil keputusan, bisa menganalisa barang mana yang kita tahan, yang harus segera  kita jual. Dapat mengontrol stok  dan kalau kita tidak punya  alat ukur sebagai  tolak ukur  kita akan lambat untuk mengambil keputusan sehingga akan kalah.
               
Demikianlah artikel ini kami buat, semoga bermanfaat bagi para pembaca.


Wawancara ini dilakukan oleh Siti Nurkholidah (*) IMAMATEK

Selasa, 28 Maret 2017

Wawancara Dengan Bapak Anthony Kosasih COO Jurnal.id

         Kalau di dunia Xero adalah software accounting cloud yang pertama, di Indonesia jurnal.id adalah software accounting cloud  yang pertama. Saya beruntung mendapat kesempatan  mewawancarai  COO PT. Jurnal Consulting Indonesia, Bapak Anthony Kosasih. Latar belakang  Pak Anthony  Kosasih mendirikan jurnal.id  karena beliau melihat  banyak UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia yang  belum menggunakan akuntansi dalam usaha mereka. Bapak Anthony Kosasih lulusan UNSW Australia, bersama Bapak Daniel selaku CEO mendirikan jurnal.id, software akuntansi berbasis cloud  pada akhir 2014 dan launching pada januari 2015.
       Bapak Anthony kosasih menyatakan bahwa pembisnis atau pengusaha harus bisa memastikan posisi keuangan perusahaan. Contoh : laba, rugi, utang, piutang dan yang lainnya. Untuk dapat memonitor keuangan memerlukan akuntansi. Jurnal.id diluncurkan bertujuan membantu mempermudah laporan akuntansi.  Beliau juga menambahkan kekuatan jurnal.id adalah tampilannya simpel, mudah dipahami, menggunakan fitur –fitur yang sudah umum dalam dunia bisnis.  Perusahaan sudah ISO 27001 ini  mendapat suntikan dana untuk pendanaan tahap awal (seed founding) oleh East Ventures. Kelemahannya adalah fitur –fitur  customize tidak tersedia.
            Target sasaran jurnal.id adalah usaha kecil menengah. Kendala yang dihadapi dalam target sasaran yaitu banyak pengusaha yang belum memahami tentang software akuntansi, kebiasaan masih manual, dan takut pajak. Cara mengatasi kendala tersebut adalah mengedukasi para pengusaha dan bekerjasama dengan konsultan akuntansi atau perpajakan untuk memberikan fitur – fitur yang terintegrasi ke semua divisi dan perpajakan.
            “Walaupun masih banyak pengusaha yang tidak aware dengan Software, pangsa pasar bisnis software di Indonesia masih ada peluang berdasarkan perhitungan statistik” ungkap Bapak Anthony.  Beliau  juga bersyukur dapat membuat program, dapat membantu memberikan solusi terkait software akuntansi, banyak bertemu dengan pengusaha, jalin relasi  saling sharing untuk menambah ilmu dan wawasan.


Demikianlah artikel ini kami buat, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Ditulis oleh Siti Nurkholidah (*) IMAMATEK

Minggu, 19 Maret 2017

Manfaat Software Accounting saat Pemeriksaan Pajak

    Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak wajib pajak yang takut untuk menggunakan software accounting. Rasa takut  wajib pajak  dipicu oleh takut ke publish untuk membayar pajak yang sebenarnya. Hal ini disebabkan karena banyak wajib pajak yang tidak melek pajak. Mereka kurang sadar bahwa pajak bermanfaat bagi mereka sendiri dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Contoh manfaat pajak adalah untuk  perbaikan atau pembangunan jalan, pemasangan lampu-lampu di jalan, pembangunan sekolah dll.

    Hal ini juga dikonfirmasi oleh Bapak Jeffry Susilo (Jeffry Susilo & Patner) Tax Consultant & Accounting Service. Beliau menyatakan bahwa wajib pajak kurang sadar pentingnya software accounting. Menurut Beliau manfaat software accounting pada saat pemeriksaan pajak adalah  dapat  membantu wajib pajak  secara mudah, cepat, akurat dan terintegrasi untuk   menghasilkan laporan keuangan dan data – data yang dibutuhkan. Owner dapat memantau perkembanngan perusahaannya  dan mempermudah menyajikan data – data  kepada  investor.

           Bapak Jeffry Susilo menambahkan bahwa  petugas pemeriksa pajak merasa, wajib pajak  yang sudah menggunakan software accounting lebih terbuka dibandingkan dengan wajib pajak yang masih manual. Sehingga, kecurigaan pemeriksa pajak kepada wajib pajak yang menggunakan software accounting lebih kecil dibandingkan wajib pajak yang masih manual.

        Hal yang sama  juga disampaikan oleh Bapak Slamet Mujianto selaku Spv. Fungsional Pemeriksa Pajak KPP  Pratama Jakarta Kebon Jeruk Satu. Di luar yang disampaikan oleh Bapak Jeffry, Beliau  menambahkan bahwa software accounting dapat membantu proses pemeriksaan pajak lebih cepat dibandingkan dengan proses pemeriksaan wajib pajak yang belum menggunakan software. Bukan hanya itu, Bapak Slamet bahkan mengungkapkan bahwa ada rasa curiga atau rasa ingin tahu yang lebih besar kepada wajib pajak yang belum memakai software accounting.

    Beliau menambahkan bahwa tidak ada perbedaan perilaku saat pemeriksaan pajak antara wajib pajak yang menggunakan software maupun yang belum. Dan tidak ada juga kewajiban untuk  menggunakan software accounting. Walaupun demikian Beliau menyarankan untuk menggunakan software accounting demi kemudahan mereka sendiri.
   
    Demikianlah artikel yang Kami buat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi wajib pajak yang belum menggunakan software accounting. Ketakutan bahwa data akan ter-publish justru menimbulkan kecurigaan petugas pajak saat pemeriksaan.


Ditulis  oleh Siti Nurkholidah (*) IMAMATEK

Senin, 13 Maret 2017

Wawancara Ennie Maendrayati

Saya mewawancarai seorang ahli BSS (Business Software Solutions). Beliau sudah berpengalaman sebagai konsultan accounting puluhan tahun. Ayo Kita ikuti wawancara yang dilakukan melalui telepon:

Apa pekerjaan Ibu saat ini ? 

Pekerjaan Saya saat ini sebagai BSS (Business Software Solutions) menjual FINA Software.

Apa pekerjaan Ibu sebelum membuka BSS (Business Software Solutions)  ?

Saya bekerja sebagai  pegawai di KAP Drs. J. Tanzil & Co selama 12 tahun

Mendirikan Konsultan  sendiri bersama Suami (Budi Santoso), Saya gabung dengan suami Saya 5 tahun saja dan suami  saya hingga saat ini masih mengeluti  dibidang konsultan.

Kenapa Ibu  mau buka BSS ?

  • Background Saya adalah konsultan yang berhubungan dengan accounting  jadi Saya ingin membuka BSS  FINA Accounting Software.
  • Dari pengalaman Saya banyak perusahaan yang  masih  manual.
  • Saya ingin  membantu   Client  dengan cara memberikan solusi  menggunakan software accounting kepada Client yang membutuhkan,  karena Software accounting dapat mengefesiensi waktu, membuat laporan accounting menjadi lebih mudah, menghasilkan data yang akurat, dan dapat terintegrasi.
  • Semakin berkembangnya teknologi  Saya yakin pasti banyak perusahaan yang membutuhkan Software Accounting.

Apakah menurut Ibu Ennie peranan dari BSS (Business Software Solutions)                    

Membantu memberikan solusi kepada Client  dengan menyelesaikan masalah Client  terkait dengan software accounting
  •  Membantu untuk pencapaian tujuan Customers
  •  Mempermudah pekerjaan dari semua divisi. Contoh laporan keuangan, penjualan, dan pembelian.
  • Dapat mensosialisasikan  pentingnya software accounting bagi perusahaan.

Kapan Ibu mulai buka BSS ?

Saya mulai Buka BSS pada tahun 2007, dengan  7 karyawan termasuk Saya.

Saat ini sudah mempunyai berapa customers Bu ?

ada sekitar 400 customers

Apa kesulitan terbesar saat menjalani  BSS?


  1. Adanya  kasus /case data error  pada customer  yang menguras konsentrasi,  waktu dan tenaga yang penyebabnya bisa dari  faktor  Human error  atau dari software-nya.
  2. Adanya complain dari Customer yang kurang paham untuk penggunaan software accounting pada awal–awal implementasi karena  customer proses adaptasi.

Bagaimana Cara mengatasi kesulitan tersebut ?


  1. Menyakinkan Customers  bahwa case dapat deselesaikan dengan baik dan  Team Kami cepat tanggap untuk mengatasinya.
  2. Dengan cara mensosialisasikan software Accounting  dengan pendekatan personal untuk memberikan pemahaman terkait software accounting.

Apa pengalaman  yang menyenangkan selama menjadi BSS ?

Dapat menjadi pendengar yang baik  sehingga bisa memberikan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan Customer, pernah diinformasikan oleh calon customer bahwa perusahaan software yang lainnya saat presentasi hanya satu arah. Hal ini membuat Saya senang dan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Kiat – kiat apa supaya menjadi BSS ?

a). Membentuk stuktur organisasi 
b). Kerja team dengan baik, kompak
c). Yakin  dan bangga dengan product sendiri
d). Yakin bahwa product dapat memenuhi pangsa pasar
e). Optimis untuk pencapain goal  

Demikian wawancara Kami dengan Ibu Ennie Maendrayati. 
Semoga bermanfaat bagi Pembaca.

Wawancara ini dilakukan oleh Siti Nurkholidah

Rabu, 01 Maret 2017

Fakta yang Mengejutkan Mengenai Implementasi Software Accounting



Saya mendengar bahwa implementasi sebuah software accounting sangat sulit dan banyak yang gagal.Oleh sebab itu saya termotivasi untuk mencari tahu faktanya. Sungguh fakta yang ditemukan mengejutkan saya.

Berikut  fakta–fakta yang ditemukan  dari hasil survei yaitu: 
  1. Baru 70% perusahaan yang sudah menggunakan software accounting
  2. Rata - rata perusahaan yang sudah menggunakan software mengganti software nya sebanyak 1,35 kali 
  3. Waktu implementasi rata-rata 6,5 bulan dengan masa terlama adalah 24 bulan

Alasan dari  30 %  perusahaan  yang belum mau memakai software, antara lain:

  1. Transaksi masih sedikit
  2. Owner mempunyai asumsi bahwa software itu ribet, belum aware dengan software
  3. Karena Perusahaan sudah dari sebelumnya (turun temurun) memakai  rumus excel
  4. Masih nyaman dengan manual
  5. Belum ada instruksi dari owner karena masih terakomodir dengan manual
  6. Menggunakan jasa konsultan pajak tahunan untuk laporan pajak dll

        Berdasarkan data survei di atas adapun  faktor–faktor yang menyebabkan proses implementasi    software accounting tidak berjalan mulus adalah sebagai berikut:   
  1. Dari segi Internal:
    1. Menyepelekan pentingnya penyesuaian dimasa transisi. Contohnya adalah dari manual ke software dan dari software lama ke software baru.
    2. Karena adanya keyakinan/belief yang kurang tepat. Contohnya adalah masih nyaman dengan manual, trauma dengan kegagalan software yang sebelumnya, pake software malah tambah repot.
    3. Belum menyeluruhnya penggunaan  software sehingga menyebabkan laporan tidak akurat.
    4. Customize yang tak berujung karena setiap user kebutuhannnya berbeda
  2. Dari segi Eksternal: 
    1. Team Software  tidak memahami keinginan customer  sehingga harapan customer tidak tercapai.
    2. Implementasi software tidak dikelola dengan baik.

    Berdasarkan fakta-fakta di atas, berikut saran yang bisa kami berikan, antara lain:
  1. Meluangkan waktu kurang lebih tiga bulan untuk penyesuain dimasa transisi 
  2. Membuka wawasan mengenai manfaat software  bagi user 
  3. Melakukan komunikasi secara intense dengan team software 
  4. Pastikan dahulu keinginan user sebelum pengajuan Customize
  5. Cari Konsultan software yang mumpuni dan komunikasikan kebutuhan Anda.


Demikian artikel ini saya tulis. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi pembaca yang sedang mencari software accounting. Anda harus lebih teliti dalam memilih software supaya tidak sia-sia baik dari segi waktu maupun rupiah.


Ditulis oleh Siti Nurkholidah (*) Imamatek